Ø ABSTRAK
Maraknya komunitas televise swasta membawa banyak dampak dalam kehidupan masyarakat, baik positif ataupun negative kehadran merapun sering menimbulkan pro kontra dalam masyarakat. Pda satu sisi masyarakat dipuaskan oleh kehadiran mereka yang menayangkan hiburan dan memberikan informasi, namun di sisi lain merekapun tidak jarang menuai kecaman dari masyarakat karena tayangan-tayangan mereka yang kurang bsa diterima oleh masyarakat ataupun individu-individu tertentu. Bagamanapun televise menjadi keniscayaan dalam masyarakat dewasa ini. Kemampuan televise sangat menakjubkan untuk menembus-menembus batas yang sulit ditembus oleh media lain. Televisi merupakan gabungan deri media dengar dan gambar hidup yang bisa bersifat politis, bisa, informative, hiburan, pendidikan.
Televisi mempunyai dampak negative teutama pada anak-anak yang sering menonton tayangan televise. Dampak negative akan semakin mengkhawatirkan bila orang tua tidak mampu untuk membatasi anaknya menonton televise. Hasil survey dari kompas mengungkapkan bahwa masih banyak orang tua yang membebaskan anaknya menonton televise dengan berbagai macam alasan dan tanpa pendampingan.
Besarnya pengaruh televise pada anak sangat terlihat, walaupun anak-anak tersebut mengakui dampak negative terlalu sering menonton TV, mereka tetap melakukannya karena daya tarik televise yag sangat luar biasa. Karena daya tarik tersebut, anak-anak menjadi suka menonton televise. Kebiasan tersebut dapat merubah pekembangan psikologis anak salah satunya adalah perilaku yang agresif, untuk mengindari adanya perubahan tersebut maka diperluakan perhatian dari orang tua, dengan perhatian tersebut maka anak akan merasa diperhatikan dengan penuh kasih sayang, merasa aman, nyaman dan terlindungi.
Ø KATA KUNCI:
“ PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU AGRESIF ANAK”
1. Latar belakang
Perubahan terpesat yang terjadi dalam beberapa tahun ini adalah dalam bidang pertelevisian, yang mana banyaknya stasiun televise swasta sekarang ini. Penulis melihat dan menilai kondisi pertelevisian pada saat ini, maka tayangan-tayangan atau acara yang disiarkan setiap stasiun televise swasta maupun negeri banyak disuguhi dengan berbagai tayangan contohnya: sinetron, sex, reality show, kekerasan dll. Waktu penayangan acara-acara tersebut biasanya pada waktu saat jam belajar anak-anak, sehingga membuat anak-anak sering menontonnya.
Televisi merupakan salah satu faktor yang berada di luar diri anak dan diperkirakan mempunyai pengaruh yang besar lagi bagi perkembangan anak, karena televise merupakan sarana untuk belajar masalah-masalah yang posiif maupun negative. Makin majunya teknologi dan makin berkembangnya masyarakat menyebabkan televise merupakan sarana yang tidak asing lagi untuk menyampaikan berbagai informasi. Beberapa ahli berpendapat bahwa televise dapat menstimulasikan fantasi kekerasan dan fantasi ini mendukung timbulnya tingkah laku agresif penontonya. Dilain pihak para ahli berpendapat bahwa dengan menonton televise anak justru akan dapat menyalurkan agresivitasnya, sehingga tingkah laku agresif anak menjadi berkurang. Kehadiran televise dalam kehidupan sehari-hari merupakan suatu hal yang tidak bisa terhindarkan.
Perkembangan anak dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor yang baik berasal dari dalam diri. Interaksi antar faktor ini membentuk kepribadian anak yang kemudian akan tampak dalam sikap serta tingkah lakunya. Tanpa keberadaan orang tua di saat anak menonton kadang merupakan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua dalam memilih acara tayangan, misalnya ketika si anak menonton tanyangan televise yang bermakna kekerasan, maka perkembangan anak cenderung mrncontoh hal-hal yang dilihatnya di acara tersebut. Anak akan cenderung menjadi agresivitas. Agresivitas adalah perilaku (perbuatan, perkataan atau sikap) yang mengandung unsure-unsur kemarahan, kebencian dan penyerangan dengan maksud melikai (secara fisik maupun psikis) orang atau makhluk hidup atau mengakibatkan kerusakan fisik terhadap obyek dalam bentuk agresi fisik, agresi verbal, kemarahan dan kebencian.
Peranan orang tua dalam mendampingi, memberi pangarahan dan mengontrol, memberi peringantan anak dalam menonton acara televise sangat penting, karena anak-anak masih sangat belum tahu apa acara yang baik untuk dilihat. Keberadaaan orang tua dalam mendampingi anak disaat menonton akan memberi pengaruh yang baik pada anak terutama anak menjadi tahu acara televise apa yang baik atau tidak untuk diri anak tersebut. Selain itu juga orag tua harus memberi peringatan-peringatan dan nasehat-nasehat kepada anak ketika anaknya mendekati perilaku-perilaku yang menyimpang atau tidak bermanfaat dari tayangan acara tersebut.
Berdasarkan uraian diatas maka penukis ingin mengetahui “ HUBUNGAN ANTARA PERHATIAN ORANG TUA DALAM MEMILIH TAYANGAN DI TELEVISI DENGAN PERILAKU AGRESIF ANAK”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar