Senin, 10 Maret 2008

Teknologi Informasi Mobilitas Tinggi
Komputerisasi Masa Depan


Tanpa di sadari, kemajuan di bidang teknologi informasi dan teknologi komunikasi menghadirkan sebuah persaingan di kelas komputer genggam yang memiliki berbagai sebutan yang menambah perbendaharaan kata kita. Di sisi komunikasi, komputer genggam disebut sebagai ponsel cerdas, di sisi teknologi informasi perangkat modern ini disebut sebagai UMPC atau ultra mobile PC.
Persaingan pun semakin menjadi ketat karena kebutuhan mobilitas maupun ketersediaan jejaringan yang memungkinkan kita bekerja kapan saja dan di mana saja juga telah mendorong terjadinya persaingan harga jual yang sangat kompetitif tercapainya skala ekonomi manufaktur komputer yang sangat rendah. Komputer notebook di pasaran sekarang dijual dengan harga sekitar Rp 3,8 juta, dan semua orang pun mulai merasakan kenikmatan untuk bekerja dari bermain di mana saja menggunakan kemajuaan teknologi komunikasi infomasi. Bahkan, ponsel cerdas pun menghadirkan kemampuan yang tidak kalah dibandingkan komputer notebook, khususnya bagi kelompok bisnis yang memerlukan akses informasi yang cepat.
Sepanjang tahun 2008 ini kita akan menyasikan berbagai perangkat baru, baik dalam katagori smartphone maupun UMPC yang semakin canggih. Kenyataan mobilitas dalam perkembangan teknologi komunikasi informasi yang menyebabkan semua pengguna komputer menginginkan kemampuan komputasi yang begerak kemana-mana. Produk UMPC lahir karena kebutuhan, terutama di kalangan para eksekutif, untuk menggunakan kemampuan komputasi yang lebih besar dengan kemampuan sebuah komputer layaknya, di banding ponsel cerdas. Ponsel cerdas memiliki kemampuan mirip dengan komputer atau notebook, tetapi tidak cukup memiliki tenaga prosesor untuk menjalankan berbagai aplikasi bisnis yang rumit.
Di pasaran sekarang tersedia model UMPC dengan berbai fitur yang mencoba mendekati fitur yang setara dengan computer notebook. Keunggulan UMPC adalah faktor bentuknya yang ringkas, mudah di genggam di tangan, memiliki layar sentuh, dan bobotnya yang kurang dari 1.000 gram. Salah satu produsen UMPC yang terkenal dan sudah lama bergerak memperkenalkan gad get ini adalah OQO, perusahaan berbasis di san francisco yang di dirikan tahun 2000 adalah OQO, yang pertama kali berupaya untuk meminiaturkan komputer menggunakan sistem operasi Windows XP, membedakan produk mereka pada PDA (personal digital assistant) yang masih bergeliat mencari pasar. Pada awalnya, OQO di rancang untuk melakukan transformasi komputer pribadi (PC) mengikuti jejak ponsel yang menghadirkan revolusi telekmunikasi. Upaya untuk melakukan revolusi PC memang bukan pekerjaan mudah walaupun OQO telah menghadirkan beberapa model, yang terakhir di pasaran adalah model 02 yang di lengkapi dengan prosesor VIA C7M dengan kecepatan 1,5 GHz serta memiliki koneksi jejaring 3,5G EV-DO Rev.0 yang berjalan di atas jaringan CDMA atau HSDPA di jaringan 3G.
Karena pada kenyataannya,revolusi telekomunikasi pada ponsel cerdas memiliki aspek harga yang tidak terlihat pada upaya UMPC yang masih dijual di atas 1.500 dollar AS (sekitar Rp 13,9 juta).Terasa bahwa kehadiran berbagai komputer note book dengan harga yang sangat terjangkau berada pada angka kritis 400 dollar AS (sekitar Rp 3,7 juta)seperti yang ditawarkan Classmete buatan Intel Corporation,EEE PC buatan Asus,dan Anoa buatan Zyrex, dan lainnya.
Pada awalnya, produk buatan OQO sebagai sebuah perangkat UMPC yang hadir di tengah-tengah konsumen yang sebenarnya tidak memiliki persoalan dengan mobilitas.Produk OQO hadir mendahului zamannya, di tengah semakin banyak model dan fitur yang ditawarkan komputer notebook. Produk seperti OQO Model 02 yang dicoba Kompas, dengan dimensi 142 x 84 x 26 mm dengan layer 5 inci resolusinya 800 x 480 piksel adalah perangkat UMPC dengan beragam fitur menarik, termasuk nirkabel 802.11 a/b/g, pilihan hard disk 60 GB atau penggunaan SSD (Solid State Disk) berkapasitas 32 GB atau 64 GB, serta berjalan di atas sistem operasi Windows Vista.Papan ketik QWERTY yang tersembunyi di balik layar OQO Model 02 menjadikan produk ini menjadi sangat futuristik. Namun penggunaannya dengan menggunakan jempol pada titik tertentu menyebabkan penggunaanya frustasi kalau harus menjawab e-mail atau menulis dokumen yang panjang. Berbeda dengan ponsel cerdas Nokia E90 Sony Ericsson p1 dengan tombol papan ketik yang rapat, OQO Model 02 memiliki struktur keyboard lebih lebar sehingga ketika mengetik dengan jempol terasa berat sedangkan menggunakan “11 jari” tombolnya terlalu kecil dan harus diletakkan di meja.
Perangkat OQO Model 02 memiliki perangkat docking yang memungkinkan untuk menggunakan papan ketik normal, terhubung ke jejaring LAN melalui rongga RJ-45, serta bisa terhubung ke monitor yang lebih besar.Produk ini juga memiliki koneksi Bluetooth,memungkinkan untuk berkomunikasi dengan ponsel atau berbagai perangkat Bluetooth lainnya.Penggunaan mobilitas yang terlalu lama,OQO 02 terasa sangat panas akibat tenaga prosesor yang besar untuk ukuran yang sangt kecil serta penggunaan memori IGB DDR2 SDRAM. Baterai litium-ion polimer kapasitas 4.500 mAh terasa sangat pendek ketika harus melakukan perjalanan panjang dengan pesawat terbang. Mereka yang menginginkan tenaga prosesor yang besar dan kemampuan komputasi yang lebih baik dibanding ponsel cerdas, OQO Model 02 memang menjadi pilihan menarik. Di luar daya tahan baterai, OQO Model 02 menjadi perangkat futuristik yang bisa memenuhi segala keperluan teknologi para eksekutif yang mobilitasnya tinggi. Mobilitas di tengah kemajuan teknologi komunikasi informasi menghadirkan informasi baru untuk melakukan aktifitas digital dimana saja. Perangkat OQO Model 02, selain nyaman untuk dibawa kemana-mana untuk mengerjakan berbagai pekerjaan, juga menjadi perangkat yang bertenaga ketika terhubung melalui docking yang tersedia. Memungkinkan penggunanya untuk tetap memiliki produktivitas yang tinggi.

3 komentar:

ayyu mengatakan...

saya sangat setuju dengan pendapat anda.dengan adanya perkembangan teknologi dapat menambah pengetahuan kita.

Fikir Muslim Indonesia mengatakan...

kenapa foto kamu tidak ada coba buka blog saya di fajar1111.blogspot.com

Fikir Muslim Indonesia mengatakan...

tapi saya akui kamu tu emang mempunyai pendapat yang bagus bangeet